Sore itu terlihat gelap, angin berhembus dengan kencang, dan
awan seolah menangisi hari ini.. begitupun aku, aku terpaku meliat sosok kaku
didepan mataku, yang aku tau satu jam lalu kau bilang kita akan bertemu di
tempat biasa, aku menunggu dan menunggu tapi yang ku dapat hanya kabar sial
ini.. kau bilang kau tak akan telat untuk bertemu denganku hari ini, kau bilang
kau akan datang 15 menit sebelum aku datang, dan kau bilang kali ini kau yang
akan menungguku datang.. Tuhan, inikah rencana yang Kau inginkan? Atau memang
Tuhan tak mengizinkan kau menemuiku hari ini? Ini terlalu cepat Tuhan, terlalu
cepat aku ditinggalkan.. baru saja aku akan jujur kepada dia yang selama ini
aku cintai, aku bahkan belum tau jawaban dia ketika aku akan jujur tentang
perasaanku ini, baru saja aku ingin kau tau tentang perasaanku ini, tapi
ternyata Tuhan mempunyai rencana lain.. ternyata Tuhan ingin kau pergi untuk
selamanya meninggalkan aku dan cintaku yang belum sempat kau tau..
Air mataku pun jatuh tak tertahan ketika melihat sosokmu
hanya mampu terdiam, hatiku sakit.. semua orang melihatku dengan tatapan iba,
aku terus meneriaki namamu, aku terus mengguncangkan tubuhmu, aku terus terisak
didadamu, tapi kau hanya diam dan diam seolah kau patung tak bernyawa.. apa kau
melihat aku yang seperti ini, yang masih menganggap seolah kau hanya tertidur
dan aku berusaha membangunkanmu dari tidur panjangmu? Apa kau mendengar
tangisanku karena kehilangan dirimu? teriakanku menyebut namamu? Dan makiamku terhadap Tuhan karena telah mengambilmu
secepat ini dariku?
Tuhan.. ini rencanamu, ini kuasamu, ini takdirmu.. tapi
Tuhan ini sungguh tak adil buatku, aku bahkan belum sempat mengutarakan
perasaanku, aku mencintainya Tuhan.. sangat mencintainya.. tapi ternyata Tuhan
lebih mencintainya.. Tuhan tolong beritahu dia aku mencintainya dan akan terus
mencintainya, sampai kapanpun dia akan selalu ada diruang kosong dihatiku..
Tuhan jaga dia bersamaMu, dan tanyakan padanya apakah dia juga mencintaiku? Dan
mengapa sore itu dia mengajakku bertemu di tempat biasa dan aku harus
mengenakan pakaian terbaikku? Beritahu dia aku butuh jawaban meskipun hanya
lewat mimpi.. aku hanya ingin perasaanku
tersampaikan.. aku mencintainya..
“Mencintaimu seperti mendapatkan luka yang indah, tak terasa sakit
namun berbekas tak akan pernah hilang.. Rest In Peace.. Allah love you..”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar