suka.. sayang.. atau bahkan cinta adalah sebuah perasaan yang sangat wajar dimiliki oleh setiap manusia..
perasaan itu hak semua orang, hanya terkadang kita hanya salah dengan siapa kita memiliki perasaan..
menurut gue sih gak ada yang salah dengan perasaan selama perasaan itu sebatas wajar..
soalnya kita ga bisa munafik buat ngilangin perasaan gitu aja, susah broohh..
yang gak ngerasain pasti ga pernah tau..
mereka cuma bisa bilang "kaya gak ada yang lain aja.." yang lain sih emang banyak, tapi kalo yang bikin kita nyaman dan bikin kita bahagia cuma dia gimana??
sekali lagi butuh proses buat ngilangin perasaan, gak semudah itu..
jatuh ciinta memang manis.. sepanjang hari lo bisa betah kepoin timeline dia d twitter, atau malah liatin dia dari kejauhan, dan malah diem2 lo suka mandangin foto dia sambil senyum-senyum sendiri..
pacaran juga gitu bulan pertama sampe bulan ketiga masih hot banget, kemana2 nempel, baju couple-an, manggil sayang2an.. berasa dunia milik berdua yang lain ngontrak deh..
kemudian lama-lama fase jenuh mulai muncul, salah satu dari kalian ada yang berubah, dan satunya gak bisa ngertiin.. mulai ribut, berantem, terus lama-lama putus...
fase jatuh cinta gitu-gitu aja sebenernya.. ada yang harus pergi untuk menggantikan posisi yang lain.. dan ada yg harus datang untuk menggantikan posisi yang telah pergi..
Rabu, 31 Juli 2013
Rabu, 10 Juli 2013
Pembelaan dan Pencitraan
Pengalaman pribadi . Kenapa setiap orang salah selalu berusaha mencari
pembelaan dengan menghasut sebanyak mungkin orang untuk memihak ke
mereka ? Berusaha berbicara di balik fakta seolah mereka yang paling
benar? Dan musuh nya yang sangat salah .
Dan yang paling ga gue suka, kenapa mereka yang di hasut langsung percaya gitu aja dengan omongan mereka yang menghasut ? Kenapa mereka mau mendengar cuma dari 1 mulut? Berita 1 mulut aja bisa jadi nambah atau berkurang kalo di cerita'in ke orang lain lagi.
Gue gak suka dengan mereka ! Mereka orang yang bersalah tetapi tidak mau di salahkan! Apa yang mereka banggakan dengan banyak pembelaan? Apakah mereka tidak malu? Entahlahh ..
Curhat juga bisa disebut pembelaan, ga percaya? gue pernah ngalamin.. tentu aja efeknya sangat-sangat merugikan gue.. nama gue tercemar udah kaya kena limbah -__-
Curhat sebagai cara pembelaan memang sepintas tidak ada masalah, tapi bila kita mau mempelajarinya ternyata benar-benar salah, kenapa? Karena curhat seharusnya mencari solusi untuk jalan keluar dari permasalahan kita tapi yang terjadi kita tidak menyadari bahwa bukan mencari solusi tapi cari teman untuk pembelaan terhadap permasalahan yang belum tentu orang lain (objek curhat) yang salah bisa jadikan kita sendiri yang salah tapi kita tetap mencari pembelaan dari kesalahan kita. Kasus seperti ini yang memang sering terjadi karena begitu transparan dan hanya beda tipis antara mencari solusi dan pembelaan diri.
Curhat sebagai sumber masalah kedua, tidak percaya? Disini saya akan paparkan bagaimana curhat bisa jadi sebagai sumber masalah. Kasus ini pasti sering terjadi apalagi buat para pecinta curhat, curhat yang tadinya memberikan solusi tapi tidak ada sama sekali hasilnya karena akan menambah masalah karena kita salah curhat dengan orang lain. Misalkan anda ini punya masalah dengan seseorang yang belum tentu masalah itu di awali oleh seseorang itu, bisa jadi terlebih karena kesalahan kita. Ya karena butuh pembelaan yang instan akhirnya bisa siapa saja yang ingin kita curahkan, karena asyiknya curhat dengan mencurahkan kejelekan seseorang yang punya masalah dengan kita akhirnya si pendengar curhat bisa jadi ikut benci terhadap seseorang itu (objek curhat) karena merasa sok pahlawan yang akhirnya tercipta pengkhianatan, berita bohong, lebih parah berkelahi dan fitnah dimana-mana. Jadi malapetaka dan sumber masalah kedua.
Dan yang paling ga gue suka, kenapa mereka yang di hasut langsung percaya gitu aja dengan omongan mereka yang menghasut ? Kenapa mereka mau mendengar cuma dari 1 mulut? Berita 1 mulut aja bisa jadi nambah atau berkurang kalo di cerita'in ke orang lain lagi.
Gue gak suka dengan mereka ! Mereka orang yang bersalah tetapi tidak mau di salahkan! Apa yang mereka banggakan dengan banyak pembelaan? Apakah mereka tidak malu? Entahlahh ..
Curhat juga bisa disebut pembelaan, ga percaya? gue pernah ngalamin.. tentu aja efeknya sangat-sangat merugikan gue.. nama gue tercemar udah kaya kena limbah -__-
Curhat sebagai cara pembelaan memang sepintas tidak ada masalah, tapi bila kita mau mempelajarinya ternyata benar-benar salah, kenapa? Karena curhat seharusnya mencari solusi untuk jalan keluar dari permasalahan kita tapi yang terjadi kita tidak menyadari bahwa bukan mencari solusi tapi cari teman untuk pembelaan terhadap permasalahan yang belum tentu orang lain (objek curhat) yang salah bisa jadikan kita sendiri yang salah tapi kita tetap mencari pembelaan dari kesalahan kita. Kasus seperti ini yang memang sering terjadi karena begitu transparan dan hanya beda tipis antara mencari solusi dan pembelaan diri.
Curhat sebagai sumber masalah kedua, tidak percaya? Disini saya akan paparkan bagaimana curhat bisa jadi sebagai sumber masalah. Kasus ini pasti sering terjadi apalagi buat para pecinta curhat, curhat yang tadinya memberikan solusi tapi tidak ada sama sekali hasilnya karena akan menambah masalah karena kita salah curhat dengan orang lain. Misalkan anda ini punya masalah dengan seseorang yang belum tentu masalah itu di awali oleh seseorang itu, bisa jadi terlebih karena kesalahan kita. Ya karena butuh pembelaan yang instan akhirnya bisa siapa saja yang ingin kita curahkan, karena asyiknya curhat dengan mencurahkan kejelekan seseorang yang punya masalah dengan kita akhirnya si pendengar curhat bisa jadi ikut benci terhadap seseorang itu (objek curhat) karena merasa sok pahlawan yang akhirnya tercipta pengkhianatan, berita bohong, lebih parah berkelahi dan fitnah dimana-mana. Jadi malapetaka dan sumber masalah kedua.
Senin, 08 Juli 2013
PSIKOPAT kah?
Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis)
karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya
sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut "orang gila tanpa gangguan mental".
Seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik
fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan
keuntungan dirinya sendiri. Dan dia biasanya adalah pribadi yang berpenampilan
sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar
biasa dan menyenangkan.
Lihat gaya berpacaranmu, jika pasanganmu selalu:
PERHATIKAN!!! Hal-hal tadi merupakan sinyal-sinyal serius dalam sebuah hubungan dan harus disikapi secara SERIUS juga. Carilah teman yang tepat untuk sharing. Bicarakan juga kepada orangtuamu, karena jika terjadi apa-apa, toh orangtua juga yang akan menjagamu. Bisa jadi orang yang kamu pacari sekarang adalah seorang psikopat.
Ciri-ciri pacar yang psikopat adalah:
bagaimana jika dia sangat terlihat baik di depan keluargamu? jelaskan kepada mereka alasan mu mengapa mengakhiri hubungan dengannya, atau jika memang kamu tak sanggup, bilang saja kamu menemukan yang lebih baik dari dia..
jadi perhatikanlah dengan jelas, pasanganmu seorang Psikopat kah? :)
Lihat gaya berpacaranmu, jika pasanganmu selalu:
- mengaturmu melakukan ini dan itu
- melarangmu berteman dengan yang lain, sehingga kamu tidak pernah lagi hang-out dengan teman-temanmu
- selalu membuat alasan kepadamu dan marah ketika ditanya apa yang dia lakukan
- memukulmu atau mengatakan hal-hal yang kasar terhadapmu
- mengaturmu untuk pakaian apa yang harus kamu kenakan
- selalu mengecek hp dan marah jika diminta untuk dinon-aktifkan
PERHATIKAN!!! Hal-hal tadi merupakan sinyal-sinyal serius dalam sebuah hubungan dan harus disikapi secara SERIUS juga. Carilah teman yang tepat untuk sharing. Bicarakan juga kepada orangtuamu, karena jika terjadi apa-apa, toh orangtua juga yang akan menjagamu. Bisa jadi orang yang kamu pacari sekarang adalah seorang psikopat.
Ciri-ciri pacar yang psikopat adalah:
- Terlalu mengatur/mengontrol pasangannya, misalnya baju apa yang bisa dikenakan, kemana mereka bisa pergi, siapa-siapa saja yang boleh berteman dengan pasangannya
- Terisolasi dari kehidupan sosial karena menghabiskan waktu "hanya kami berdua"
- Mengancam akan meninggalkan atau menyakiti pasangannya jika keadaan tidak berjalan seperti yang diinginkan
- Sering memantau ponsel atau email pasangan, mengatur siapa yg ada di kontak ponsel kamu dan marah jika pasangannya tidak segera membalas SMSnya.
- mengatur seluruh kehidupan yang kamu jalani, mengambil alih seluruh akun socmed kamu, dan mengatur siapa yg harus kamu follow/add, dan sapa saja yg harus kamu invite d bbm..
- menanamkan pemikiran "kamu punya aku, dan ga boleh ada yg suka sama kamu selain aku.."
- selalu ingin di prioritaskan, dia akan menghubungimu berkali2 sampai kamu menjawab telpon meskipun kamu sedang bekerja.
- Cemburu adalah tanda cinta. Dan itu adalah hal yang wajar. Cemburu adalah bukti bahwa cinta perlu saling memiliki. Siapa sih yang mau dimadu? Tapi Anda bukanlah seorang kriminal yang harus selalu dicurigai gerak-geriknya. Bukan pula seorang tahanan yang harus selalu diwaspadai 24 jam. Pasangan Anda saja yang seolah satpam. Adalah cemburu yang berlebihan kalau dia meminta Anda mengirim foto lokasi dimana Anda berada, meminta password akun Anda atau mengecek seluruh inbox Anda. Itu bukanlah bentuk kecemburuan. Itu sudah melanggar privasi.
- Salah satu cara lain mengenali pasangan yang psikopat adalah banyaknya peraturan-peraturan yang tidak masuk akal. Contohnya aturan si dia mengenai tidak boleh menerima telepon dari lelaki lain selain keluarga. Kalau sampai ketahuan, maka ponsel Anda disita selama satu minggu. Atau harus melapor kalau ada sms dan mention dari orang lain. Betul-betul aturan yang tidak masuk akal dan tidak wajar. Kalau sudah begini, tingkat kepercayaan dia kepada Anda dapat dipertanyakan. Biasanya, ini akan memancing Anda untuk berbohong sesekali. Dan kebohongan yang satu akan disusul kebohongan-kebohongan lainnya untuk menutupi kebohongan yang pertama. Ini bukan hubungan asmara, ini hubungan penuh kebohongan dan ketidakpercayaan. Hubungan yang penuh dengan aturan yang tidak masuk akal adalah hubungan yang tidak masuk akal.
bagaimana jika dia sangat terlihat baik di depan keluargamu? jelaskan kepada mereka alasan mu mengapa mengakhiri hubungan dengannya, atau jika memang kamu tak sanggup, bilang saja kamu menemukan yang lebih baik dari dia..
jadi perhatikanlah dengan jelas, pasanganmu seorang Psikopat kah? :)
Rabu, 03 Juli 2013
apa itu cinta, sayang, dan suka?
1. Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
2. Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
3. Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
4. Saat kau menyukai seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
5. Saat kau menyayangi seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
6. Saat kau mencintai seseorang dan berada disisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...
7.SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
8. SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
9.CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama. "
10. SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan."
11. SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
12.CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."
13. Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
14. Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
15. Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan."
16. Pada saat kau suka padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
17. Pada saat kau sayang padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
18. Pada saat kau cinta padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...
19. SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
20. SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
21. CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.
22. SUKA adalah hal yang menuntut.
23. SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
24. CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.
2. Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
3. Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
4. Saat kau menyukai seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
5. Saat kau menyayangi seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
6. Saat kau mencintai seseorang dan berada disisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...
7.SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
8. SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
9.CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama. "
10. SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan."
11. SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
12.CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."
13. Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
14. Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
15. Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan."
16. Pada saat kau suka padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
17. Pada saat kau sayang padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
18. Pada saat kau cinta padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...
19. SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
20. SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
21. CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.
22. SUKA adalah hal yang menuntut.
23. SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
24. CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.
Selasa, 02 Juli 2013
jatuh cinta diam-diam
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
tanpa kata, tanpa ungkapan cinta..
karena saat itu mulut dan lidahmu seolah begitu kompak..
berkonspirasi tak mau mengucap sepatah katapun..
hanya matamu yang berbicara..
hanya senyummu yang memberi isyarat..
betapa besar yang kamu rasa..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
ketika bayangan orang itu saja,
mampu membuatmu tak bisa memejamkan mata semalaman..
Ketika punggungnya saja,
mampu membuat senyummu berkembang seperti bunga sakura di musim semi..
ketika bahkan dalam jarak yang melebihi jangkauan mata “biasa”,
kamu telah mampu mengenali sosoknya hanya dari caranya berjalan..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
Rela menunggunya di tempat yang sama,
setiap harinya,
selama berjam-jam..
berharap kamu bisa melihat,
mendengar renyah tawanya,
merasakan sensasi getaran yang sama, yang kamu sebut cinta..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
Berfikir ribuan kali menata kalimatmu,
hanya untuk sekedar mengiriminya sebuah pesan singkat “hai,sedang apa kamu?”..
Memandangnya dalam jarak ratusan meter..
bergerak maju mundur..
antara ingin dan takut,
hanya sekedar ingin menyapanya..
dan akhirnya kamu harus cukup puas telah melihat cerah wajahnya,
walaupun dari tempatmu semula..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
saat membayangkan wajahnya,
sedihmu seakan di makan setan..
hilang tak berbekas, lenyap begitu saja..
saat dia tersenyum padamu,
bulan seakan ada dalam dekapanmu..
dan kamu merasa mampu mampu memetik semua bintang, sebagai hadiah untuknya..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
kamu merasa ada yang ingin mendesak keluar dari dada kirimu..
membuat sulit bernafas setiap harinya..
berdetak begitu cepat..
sakit..
demam cinta.. keracunan rindu..
kata orangg sih..
tapi, ah cinta memang nakal..
sekalipun sakit, tetap saja kamu menikmatinya..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
meski dia tak tahu yang kamu rasa,
kamu tetap setia menjaga rasa itu untuknya..
Dalam diammu, kamu berharap,
dia sedetik saja ia menyadari kehadiranmu..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu? :D
Jatuh cinta dalam diammu?
tanpa kata, tanpa ungkapan cinta..
karena saat itu mulut dan lidahmu seolah begitu kompak..
berkonspirasi tak mau mengucap sepatah katapun..
hanya matamu yang berbicara..
hanya senyummu yang memberi isyarat..
betapa besar yang kamu rasa..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
ketika bayangan orang itu saja,
mampu membuatmu tak bisa memejamkan mata semalaman..
Ketika punggungnya saja,
mampu membuat senyummu berkembang seperti bunga sakura di musim semi..
ketika bahkan dalam jarak yang melebihi jangkauan mata “biasa”,
kamu telah mampu mengenali sosoknya hanya dari caranya berjalan..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
Rela menunggunya di tempat yang sama,
setiap harinya,
selama berjam-jam..
berharap kamu bisa melihat,
mendengar renyah tawanya,
merasakan sensasi getaran yang sama, yang kamu sebut cinta..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
Berfikir ribuan kali menata kalimatmu,
hanya untuk sekedar mengiriminya sebuah pesan singkat “hai,sedang apa kamu?”..
Memandangnya dalam jarak ratusan meter..
bergerak maju mundur..
antara ingin dan takut,
hanya sekedar ingin menyapanya..
dan akhirnya kamu harus cukup puas telah melihat cerah wajahnya,
walaupun dari tempatmu semula..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
saat membayangkan wajahnya,
sedihmu seakan di makan setan..
hilang tak berbekas, lenyap begitu saja..
saat dia tersenyum padamu,
bulan seakan ada dalam dekapanmu..
dan kamu merasa mampu mampu memetik semua bintang, sebagai hadiah untuknya..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
kamu merasa ada yang ingin mendesak keluar dari dada kirimu..
membuat sulit bernafas setiap harinya..
berdetak begitu cepat..
sakit..
demam cinta.. keracunan rindu..
kata orangg sih..
tapi, ah cinta memang nakal..
sekalipun sakit, tetap saja kamu menikmatinya..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu?
meski dia tak tahu yang kamu rasa,
kamu tetap setia menjaga rasa itu untuknya..
Dalam diammu, kamu berharap,
dia sedetik saja ia menyadari kehadiranmu..
Pernahkah kamu jatuh cinta diam-diam?
Jatuh cinta dalam diammu? :D
aku jatuh cinta dengan seorang yang bahkan belum tentu dia mengingatku..
Cinta itu harus memilih..
Cinta itu anugerah, begitu kata para pakar filosofi.
Cinta itu bisa membunuh, begitu kata D'masiv.
Cinta itu bisa juga bikin mati alias cinta mati, begitu kata Ahmad Dhani.
Bagaimana dengan cinta anda??
Jatuh cinta memang untuk sebagian orang adalah hal indah yang ditunggu dan diinginkan.
Tapi bagi sebagian lagi, jatuh cinta itu melelahkan dan bikin depresi.
Kita bahas yang bikin depresi aja ya.
Kita bahas yang bikin depresi aja ya.
Gimana rasanya saat jatuh cinta pada orang yang berbeda keyakinan?
Bagaimana pula kalau jatuh cinta sama pacar orang lain, walau kondisi yang jadi alasan umum? misalnya "Ya
soalnya dia juga nggak happy ama pasangannya, denganku dia bisa bahagia
dan jadi dirinya?" Atau, saat jatuh cinta namun dia itu sahabat, kalau
jujur tentang perasaan ini apa nanti jadi jauh karena dia risih?? atau malah mencintai orang lain ketika kita punya pasangan?
Nah loooo…
Kumaha bagaimana??
Jatuh cinta kudunya happy kok malah depresi, galau, gundah, gulanaa??
Kalau hidup itu benar pilihan trus kalau ada di posisi di atas, apa pilihan anda?
Atau anda malah rutin komplain sama Tuhan, kenapaa kok disuruh milih nyg ngga enak semua?
Terusin galau, ngga diterusin galau juga???
Hihihihi masa sih ngga ada pilihan yang oke??
Saya ngga akan bilang mudah, sayapun mengalami hal sama. Salah satu masalah diatas adalah ketika menyukai orang lain ketika sedang "break" dengan pasangan. Pilihan yang diambil saat itu adalah, menyadari dulu apakah ini real cinta atau hanya sekedar kekaguman, rasa takut kalau sendirian, kebutuhan ilusi tentang perhatian dll..
Untuk kasus lain seperti mencintai pasangan orang lain juga sama, tahapan awal adalah sadari dulu ini real atau ilusi? Juga saat jatuh cinta dengan sahabat, sama juga. Bener jatuh cinta atau cuma sekedar kagum yang berubah ingin memiliki karena takut ditinggal atau emang ada alasan lain?
Kalau jawabannya YA, ini REAL... Maka silahkan lanjutkan perjuangan anda.
Saat kita jatuh cinta maka akal sehat dan kewarasan berkurang 50% hingga ngga aneh banyak orang jatuh cinta suka ngada-ngada dan lebay jijay bombay bajay.
Apapun kondisi percintaan anda, saya sarankan untuk kembali "waras" dulu deh.
Pakai dulu akal sehatnya walau cuma semenit untuk cari tau seberapa berharganya cinta yang anda miliki pantas untuk diperjuangkan dan jadi pilihan utama dalam hidup bahkan hingga mengorbankan apapun yang anda punya.
Kondisi waras itu perlu lho. Kalau ngga cukup sehari ya paling tidak maksimal tiga hari anda renungkan dulu pilihan cintai dia atau lepaskan dia.
Saya tidak bilang mencintai orang yang sudah punya pacar itu buruk, sah-sah aja kok. Yang ngga boleh adalah jika anda merebut dan menghancurkan keluarga orang lain alias udah nikah. Tapi jika anda hadir saat tepat, saat mereka memang sudah memutuskan berpisah ya itu silahkan saja...asal anda tahu konsekwensinya.
Saya juga mendukung jika anda jujur tentang hati anda pada sahabat anda, tapi relakan juga bila ditolak, jangan terlalu anggap dalam rasa penolakan. Biasa lagi ditolak dan diterima dalam dunia percintaan mah. Tapi beruntung jika diterima, biasanya jika awalnya sahabat jadi kekasih lebih asiiik.
So, saat cinta harus memilih, maka saat itulah kita harus waras dan pakai akal sehat. Saat cinta datang jangan ditolak, tapi jika sekali lagi harus memilih, kembali saya sarankan...”Pakai akal sehat dan waras dl walau semenit”. Kalau masih ketemu masalah yang itu lagi itu lagi??? Nah saatnya kita harus ketemu!!
Nah loooo…
Kumaha bagaimana??
Jatuh cinta kudunya happy kok malah depresi, galau, gundah, gulanaa??
Kalau hidup itu benar pilihan trus kalau ada di posisi di atas, apa pilihan anda?
Atau anda malah rutin komplain sama Tuhan, kenapaa kok disuruh milih nyg ngga enak semua?
Terusin galau, ngga diterusin galau juga???
Hihihihi masa sih ngga ada pilihan yang oke??
Saya ngga akan bilang mudah, sayapun mengalami hal sama. Salah satu masalah diatas adalah ketika menyukai orang lain ketika sedang "break" dengan pasangan. Pilihan yang diambil saat itu adalah, menyadari dulu apakah ini real cinta atau hanya sekedar kekaguman, rasa takut kalau sendirian, kebutuhan ilusi tentang perhatian dll..
Untuk kasus lain seperti mencintai pasangan orang lain juga sama, tahapan awal adalah sadari dulu ini real atau ilusi? Juga saat jatuh cinta dengan sahabat, sama juga. Bener jatuh cinta atau cuma sekedar kagum yang berubah ingin memiliki karena takut ditinggal atau emang ada alasan lain?
Kalau jawabannya YA, ini REAL... Maka silahkan lanjutkan perjuangan anda.
Saat kita jatuh cinta maka akal sehat dan kewarasan berkurang 50% hingga ngga aneh banyak orang jatuh cinta suka ngada-ngada dan lebay jijay bombay bajay.
Apapun kondisi percintaan anda, saya sarankan untuk kembali "waras" dulu deh.
Pakai dulu akal sehatnya walau cuma semenit untuk cari tau seberapa berharganya cinta yang anda miliki pantas untuk diperjuangkan dan jadi pilihan utama dalam hidup bahkan hingga mengorbankan apapun yang anda punya.
Kondisi waras itu perlu lho. Kalau ngga cukup sehari ya paling tidak maksimal tiga hari anda renungkan dulu pilihan cintai dia atau lepaskan dia.
Saya tidak bilang mencintai orang yang sudah punya pacar itu buruk, sah-sah aja kok. Yang ngga boleh adalah jika anda merebut dan menghancurkan keluarga orang lain alias udah nikah. Tapi jika anda hadir saat tepat, saat mereka memang sudah memutuskan berpisah ya itu silahkan saja...asal anda tahu konsekwensinya.
Saya juga mendukung jika anda jujur tentang hati anda pada sahabat anda, tapi relakan juga bila ditolak, jangan terlalu anggap dalam rasa penolakan. Biasa lagi ditolak dan diterima dalam dunia percintaan mah. Tapi beruntung jika diterima, biasanya jika awalnya sahabat jadi kekasih lebih asiiik.
So, saat cinta harus memilih, maka saat itulah kita harus waras dan pakai akal sehat. Saat cinta datang jangan ditolak, tapi jika sekali lagi harus memilih, kembali saya sarankan...”Pakai akal sehat dan waras dl walau semenit”. Kalau masih ketemu masalah yang itu lagi itu lagi??? Nah saatnya kita harus ketemu!!
biasanya sih kalo hubungan lagi ga bagus sama pasangan terus ada pihak lain masuk dan bikin nyaman percaya deh lama-lama curhat terus tumbuh rasa nyaman terus makin kenal deket terus makiin dekeeett terus malah gak bisa lepas dari orang baru..
saya sih gak menyalahkan pihak lain, tapi namanya perasaan gak bisa di paksain, apalagi kalo memang pihak lain itu emang udah lama punya rasa sama kita..
terkadang juga cinta harus memilih mana yang terbaik dari yg baik.. sebagian orang butuh waktu lama untuk menentukan pilihannya, namun sebagian lagi lebih menggunakan feeling yang kuat untuk memilih..
orang yang membutuhkan waktu lama untuk memilih biasanya dia masih bingung mana yang terbaik buat dirinya, berapa lama kamu punya hubungan belum menjamin dia yang terbaik, kadang Tuhan mempertemukan jodoh seseorang justru hanya itungan bulanan atau malah harian.. tapi banyak juga sih yang punya hubungan lama kemudian memang jodoh..
sebagai manusia kita hanya bisa berusaha, hasil akhir hanya Tuhan yang menentukan siapa yg pantas untuk kita, Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang yang "salah" terlebih dahulu agar kita lebih bisaa menghargai orang yang selanjutnya akan menjadi pasangan hidup..
pertahankan ketika kamu masih sanggup bertahan, namun lepaskan jika dia merasa sudah tak nyaman lagi untuk di pertahankan.. karena cinta bukan untuk di paksakan.. karena cinta yang tulus adalah cinta yang mencintai seseorang karena tak ada orang lain yang bisa kamu cintai lagi selain dia.. ketika kamu mempunyai pilihan lain, maka pilihan lain itu lah yang seharusnya kamu pilih.. kenapa? karena cinta yang tulus tak pernah mengizinkan hati ini untuk ditempati oleh pihak lain..
Jika kamu mempunyai pilihan di antara aku dan dia, maka pilihlah dia..karena jika kamu benar-benar mencintaiku maka tak akan ada pilihan untuk orang lain..
Langganan:
Postingan (Atom)
