Rabu, 20 November 2013
Minggu, 17 November 2013
sekilas tentang dirimu..
sore itu aku termenung melihatmu.. kau tak terlihat tampan, hanya terlihat seperti pria sederhana pada umumnya, tapi mataku tetaap tertuju padamu..
setiap harinya aku hanya memikirkanmu, memandangimu dari kejauhan tanpa pernah tau siapa namamu dan darimana asalmu.. mulut ini terlalu kaku untuk bertanya siapa kamu sebenarnya, ya pria yang beberapa hari ini menyita pikiranku, pria yang selalu ada di lamunanku, membayangkanmu saja aku sudah bahagia, sangat bahagia.. sampai pada akhirnya kamu mengenalkan dirimu, akhirnya aku tau namamu dan darimana asalmu setelah sekian lama aku memperhatikanmu dari balik jendela kamar..
sebulan, dua bulan , tiga bulan kita semakin dekat.. mungkin bisa dibilang kita adalah teman baik.. denganmu aku bebas bercerita tentang apa saja yang ada di pikiranku tanpa takut kamu menganggapku aneh.. kamu pun begitu.. malam itu untuk pertama kalinya kamu bercerita tentang keluargamu, mulai dari ayahmu, ibumu, kakakmu, adikmu, bahkan peliharaan kesayanganmu.. kamu bercerita penuh semangat dan aku mendengarkannya dengan begitu seksama.. aku suka tau banyak tentangmu, tentang hidupmu..dan akhirnya kamu bercerita tentang seorang wanita yang kamu cinta, seketika senyumku memudar, hatiku sesak, sudah cukup aku tak mau mendengar bagian ini.. aku tak mau tau tentang wanita yang kamu cinta, tolong.. tolong hentikan.. hatiku sakit Tuhan.. dan malam itu aku tau bahwa aku mencintainya.. ya aku mencintai pria ini..
hari demi hari kedekatan kami semakin dekat.. kamu tak pernah ragu untuk membelai lembut rambutku, aku sangat menikmati segala bentuk perhatianmu, kamu berbisik "suatu saat apakah bisa kita bersatu sebagai orang yang saling mencintai?" aku pun menjawab "Iya.. jika Tuhan dan semesta mengizinkan.. tapi takdir lebih tau segalanya.." dan kamu hanya tersenyum sambil memandangku.. beberapa minggu kemudian kamu mengatakan kamu sudah tak bersama wanita yang kamu cintai lagi, kamu memilih untuk meninggalkannya..
maafkan aku.. mungkin aku hanya sedikit tak bersabar untuk menunggumu.. tapi seseorang telah memilikiku.. dia mencintaiku, dan dia tak membutuhkan waktu lama untuk meyakinkan hatinya bahwa dia mencintaiku.. aku tak bisa meninggalkannya, aku menghargai segala pengorbanan yang telah dia berikaan padaku.. aku memang mencintaimu, tapi hati ini ternyata lelah dan kurang bersabar untuk bersamamu.. maafkan aku.. maaf.. kamu mungkin membenciku, dan aku bisa terima, tapi tolong jangan berikan penyesalan terhadapku, aku tak mau menyesali keputusanku.. Tuhan.. haruskah aku meninggalkan orang yang mencintaiku untuk orang yang telah lama aku cintai??
#epilog :
saat ini, setelah beberapa tahun terlewati disudut lorong kampus aku bisa melihatmu tersenyum bahagia dengan seorang wanita, dia cantik, dia baik hati dan dia terlihat sempurna disampingmu.. Tuhan aku menyesal meninggalkannya.. masih adakah waktu yang tersisa untuk memperbaiki semuanya? masih adakah sedikit cinta dihatimu? jika tidak maka aku akan pergi dan aku selalu berdoa agar kamu selalu hidup bahagia dengannya, dengan dia yang sekarang kamu cintai.. Tuhan.. jika waktu dapat dikembalikan aku akan mempertahankannya, menyayanginya.. sesal yang datang ini tak akan pernah lagi membuatmu kembali di sisiku.. Tuhan masihkah ada waktu yang tersisa untukku agar bisa bersamanya? atau aku harus melepaskannya? jika aku harus melepaskannya, aku mohon tolong hilangkan dia dari ingatanku, dari hidupku, dan dari memoriku.. Tuhan.. Aku MASIH mencintainya seperti dulu, dan aku menyesal :')
setiap harinya aku hanya memikirkanmu, memandangimu dari kejauhan tanpa pernah tau siapa namamu dan darimana asalmu.. mulut ini terlalu kaku untuk bertanya siapa kamu sebenarnya, ya pria yang beberapa hari ini menyita pikiranku, pria yang selalu ada di lamunanku, membayangkanmu saja aku sudah bahagia, sangat bahagia.. sampai pada akhirnya kamu mengenalkan dirimu, akhirnya aku tau namamu dan darimana asalmu setelah sekian lama aku memperhatikanmu dari balik jendela kamar..
sebulan, dua bulan , tiga bulan kita semakin dekat.. mungkin bisa dibilang kita adalah teman baik.. denganmu aku bebas bercerita tentang apa saja yang ada di pikiranku tanpa takut kamu menganggapku aneh.. kamu pun begitu.. malam itu untuk pertama kalinya kamu bercerita tentang keluargamu, mulai dari ayahmu, ibumu, kakakmu, adikmu, bahkan peliharaan kesayanganmu.. kamu bercerita penuh semangat dan aku mendengarkannya dengan begitu seksama.. aku suka tau banyak tentangmu, tentang hidupmu..dan akhirnya kamu bercerita tentang seorang wanita yang kamu cinta, seketika senyumku memudar, hatiku sesak, sudah cukup aku tak mau mendengar bagian ini.. aku tak mau tau tentang wanita yang kamu cinta, tolong.. tolong hentikan.. hatiku sakit Tuhan.. dan malam itu aku tau bahwa aku mencintainya.. ya aku mencintai pria ini..
hari demi hari kedekatan kami semakin dekat.. kamu tak pernah ragu untuk membelai lembut rambutku, aku sangat menikmati segala bentuk perhatianmu, kamu berbisik "suatu saat apakah bisa kita bersatu sebagai orang yang saling mencintai?" aku pun menjawab "Iya.. jika Tuhan dan semesta mengizinkan.. tapi takdir lebih tau segalanya.." dan kamu hanya tersenyum sambil memandangku.. beberapa minggu kemudian kamu mengatakan kamu sudah tak bersama wanita yang kamu cintai lagi, kamu memilih untuk meninggalkannya..
maafkan aku.. mungkin aku hanya sedikit tak bersabar untuk menunggumu.. tapi seseorang telah memilikiku.. dia mencintaiku, dan dia tak membutuhkan waktu lama untuk meyakinkan hatinya bahwa dia mencintaiku.. aku tak bisa meninggalkannya, aku menghargai segala pengorbanan yang telah dia berikaan padaku.. aku memang mencintaimu, tapi hati ini ternyata lelah dan kurang bersabar untuk bersamamu.. maafkan aku.. maaf.. kamu mungkin membenciku, dan aku bisa terima, tapi tolong jangan berikan penyesalan terhadapku, aku tak mau menyesali keputusanku.. Tuhan.. haruskah aku meninggalkan orang yang mencintaiku untuk orang yang telah lama aku cintai??
#epilog :
saat ini, setelah beberapa tahun terlewati disudut lorong kampus aku bisa melihatmu tersenyum bahagia dengan seorang wanita, dia cantik, dia baik hati dan dia terlihat sempurna disampingmu.. Tuhan aku menyesal meninggalkannya.. masih adakah waktu yang tersisa untuk memperbaiki semuanya? masih adakah sedikit cinta dihatimu? jika tidak maka aku akan pergi dan aku selalu berdoa agar kamu selalu hidup bahagia dengannya, dengan dia yang sekarang kamu cintai.. Tuhan.. jika waktu dapat dikembalikan aku akan mempertahankannya, menyayanginya.. sesal yang datang ini tak akan pernah lagi membuatmu kembali di sisiku.. Tuhan masihkah ada waktu yang tersisa untukku agar bisa bersamanya? atau aku harus melepaskannya? jika aku harus melepaskannya, aku mohon tolong hilangkan dia dari ingatanku, dari hidupku, dan dari memoriku.. Tuhan.. Aku MASIH mencintainya seperti dulu, dan aku menyesal :')
Sabtu, 16 November 2013
sempurna?
cinta yang kita dambakan kadang tak seindah dengan kenyataanya..
ketika kamu mencari seseorang yang sempurna, maka kamu tak akan pernah mendapatkannya..
cinta adalah sepasang kekasih yang saling mencintai dan saling melengkapi dan menutupi kekurangan pasangannya hingga terlihat sempurna.. itulah makna pasangan..
ketika kamu mencari seseorang yang sempurna, maka tak akan pernah kamu temukan seseorang itu..
setiap orang sempurna akan kualitas diri mereka masing-masing.. pertanyaanya sekarang, makna sempurna yang kamu cari itu seperti apa? tampan? mapan? baik hati?
pada dasarnya semua orang memiliki kekurangan.. ketika kamu mau menerima kekurangannya, maka kamu akan menemukan kelebihannya, jika kamu mencintai kekurangan dan kelebihannya, maka sempurna sudah cintamu terhadapnya..
ketika kamu mencari seseorang yang sempurna, maka kamu tak akan pernah mendapatkannya..
cinta adalah sepasang kekasih yang saling mencintai dan saling melengkapi dan menutupi kekurangan pasangannya hingga terlihat sempurna.. itulah makna pasangan..
ketika kamu mencari seseorang yang sempurna, maka tak akan pernah kamu temukan seseorang itu..
setiap orang sempurna akan kualitas diri mereka masing-masing.. pertanyaanya sekarang, makna sempurna yang kamu cari itu seperti apa? tampan? mapan? baik hati?
pada dasarnya semua orang memiliki kekurangan.. ketika kamu mau menerima kekurangannya, maka kamu akan menemukan kelebihannya, jika kamu mencintai kekurangan dan kelebihannya, maka sempurna sudah cintamu terhadapnya..
patah hati?
cinta itu menyakitkan.. kata sebagian orang yang belum menemukan kebahagiaan akan cinta.. sekarang coba deh lo mikir lagi, resapi lagi, apa alasan lo jatuh cinta.. gimana proses lo buat jatuh cinta sama dia.. apa menyakitkan? gak kan? semuanya diawali dengan kebahagiaan..
masa-masa kenalan, PDKT, HTS, terus sampe tahap lo jadian.. semuanya indah.. semuanya bahagia..
apa yang membuat lo pikir cinta menyakitkan? karena perpisahan.. ya perpisahan yang membuatnya sakit..
hari-hari dimana lo harus terbiasa tanpa ada dia di sisi lo.. gak ada yang sms lo, nelpon lo, nemuin lo, ingetin lo makan dan solat, gak ada lagi temen curhat dan temen bercanda.. ya kebiasaan yang sering lo lakuin bareng dia dan sekarang gak bisa lo rasain lagi, itu sebenernya yang ngebuat perpisahan menyakitkan..
hal yang harus lo lakuin adalah menata hati lo lagi, lo harus percaya diluar sana masih banyak yang lebih baik buat lo.. "tapi dia beda loh.." iya pasti beda, setiap orang punya sifat yang berbeda dan lo harus membuka hati lagi untuk menerima orang baru yang masuk dalam kehidupan lo..
"gue gak bisa.. dia terlalu membekas dihati gue, dia yg terbaik.." sekarang pertanyaanya apa dia juga nganggep lo yg terbaik? kalo iya silahkan balikan, kalo gak? lo harus buka mata kalo dia aja udah ga nganggep lo berharga buat apa lo masih ngarep?
sekarang lo masih mau hidup di zona galau lo? nangisin dia yang gak mau lagi sama lo? yg ga mikirin lo? yang ga peduli lagi sama lo? dan yang menganggap lo cuma bagian dari maasa lalunya?
lo harus keluar dari zona itu! lo harus menata hidup lo lagi, memberi kesempatan orang lain mengisi hati lo, dan izinkan mereka memberikan kebahagian yang baru buat hidup lo..
"gw takut sakit lagi.." itu resiko bro! dan lo harus kuat!
masa-masa kenalan, PDKT, HTS, terus sampe tahap lo jadian.. semuanya indah.. semuanya bahagia..
apa yang membuat lo pikir cinta menyakitkan? karena perpisahan.. ya perpisahan yang membuatnya sakit..
hari-hari dimana lo harus terbiasa tanpa ada dia di sisi lo.. gak ada yang sms lo, nelpon lo, nemuin lo, ingetin lo makan dan solat, gak ada lagi temen curhat dan temen bercanda.. ya kebiasaan yang sering lo lakuin bareng dia dan sekarang gak bisa lo rasain lagi, itu sebenernya yang ngebuat perpisahan menyakitkan..
hal yang harus lo lakuin adalah menata hati lo lagi, lo harus percaya diluar sana masih banyak yang lebih baik buat lo.. "tapi dia beda loh.." iya pasti beda, setiap orang punya sifat yang berbeda dan lo harus membuka hati lagi untuk menerima orang baru yang masuk dalam kehidupan lo..
"gue gak bisa.. dia terlalu membekas dihati gue, dia yg terbaik.." sekarang pertanyaanya apa dia juga nganggep lo yg terbaik? kalo iya silahkan balikan, kalo gak? lo harus buka mata kalo dia aja udah ga nganggep lo berharga buat apa lo masih ngarep?
sekarang lo masih mau hidup di zona galau lo? nangisin dia yang gak mau lagi sama lo? yg ga mikirin lo? yang ga peduli lagi sama lo? dan yang menganggap lo cuma bagian dari maasa lalunya?
lo harus keluar dari zona itu! lo harus menata hidup lo lagi, memberi kesempatan orang lain mengisi hati lo, dan izinkan mereka memberikan kebahagian yang baru buat hidup lo..
"gw takut sakit lagi.." itu resiko bro! dan lo harus kuat!
Langganan:
Postingan (Atom)
