kuat :)
Tuhan.. terima kasih..
terima kasih karena tunjukan dia memang tak pantas untukku..
tapi tolong hapuskan rasa ini secepatnya.. aku bahkan tak sanggup masih
menyimpannya.. mengapa tak Kau biarkan rasa ini hilang seperti dia menghilangkan
aku dari hatinya? aku lelah Tuhan terus menerus bersembunyi dibalik topeng
bahagia ini.. aku lelah terus –terusan tersenyum palsu di depan semua orang
seakan aku kuat, aku tegar dan aku bahagia tak bersamanya lagi padahal dibalik
itu semua aku hanya bisa menangis dan merasa tersakiti..
Aku seorang wanita biasa yang dalam hal jatuh cinta masih
sering menggunakan hati daripada logika.. dan aku seorang wanita yang terlihat
tegar diluar namun rapuh didalam.. aku tau semua butuh proses.. mengenal butuh
proses, menyatukan dua hati juga butuh proses, bahkan berpisah pun butuh proses
untuk menyembuhkan segala luka dan segala kebiasaan ketika aku dan dia
bersama.. tapi ingatlah sekarang dia sudah bahagia, dia sudah kembali ke “rumahnya”
yang menurut dia sangat nyaman, dia masih mencintainya, masih dan akan terus
mencintainya.. tugasku sudah selesai.. tugasku sekarang menyembuhkan lukaku dan
mencari “rumah” yang nyaman pula untuk aku tinggali..
Level tertinggi dari mencintai adalah merelakan dia bahagia
dengan pilihannya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar