Kamis, 13 Februari 2014

Saat Kau Pergi..

Sore itu terlihat gelap, angin berhembus dengan kencang, dan awan seolah menangisi hari ini.. begitupun aku, aku terpaku meliat sosok kaku didepan mataku, yang aku tau satu jam lalu kau bilang kita akan bertemu di tempat biasa, aku menunggu dan menunggu tapi yang ku dapat hanya kabar sial ini.. kau bilang kau tak akan telat untuk bertemu denganku hari ini, kau bilang kau akan datang 15 menit sebelum aku datang, dan kau bilang kali ini kau yang akan menungguku datang.. Tuhan, inikah rencana yang Kau inginkan? Atau memang Tuhan tak mengizinkan kau menemuiku hari ini? Ini terlalu cepat Tuhan, terlalu cepat aku ditinggalkan.. baru saja aku akan jujur kepada dia yang selama ini aku cintai, aku bahkan belum tau jawaban dia ketika aku akan jujur tentang perasaanku ini, baru saja aku ingin kau tau tentang perasaanku ini, tapi ternyata Tuhan mempunyai rencana lain.. ternyata Tuhan ingin kau pergi untuk selamanya meninggalkan aku dan cintaku yang belum sempat kau tau..

Air mataku pun jatuh tak tertahan ketika melihat sosokmu hanya mampu terdiam, hatiku sakit.. semua orang melihatku dengan tatapan iba, aku terus meneriaki namamu, aku terus mengguncangkan tubuhmu, aku terus terisak didadamu, tapi kau hanya diam dan diam seolah kau patung tak bernyawa.. apa kau melihat aku yang seperti ini, yang masih menganggap seolah kau hanya tertidur dan aku berusaha membangunkanmu dari tidur panjangmu? Apa kau mendengar tangisanku karena kehilangan dirimu? teriakanku menyebut namamu? Dan  makiamku terhadap Tuhan karena telah mengambilmu secepat ini dariku?

Tuhan.. ini rencanamu, ini kuasamu, ini takdirmu.. tapi Tuhan ini sungguh tak adil buatku, aku bahkan belum sempat mengutarakan perasaanku, aku mencintainya Tuhan.. sangat mencintainya.. tapi ternyata Tuhan lebih mencintainya.. Tuhan tolong beritahu dia aku mencintainya dan akan terus mencintainya, sampai kapanpun dia akan selalu ada diruang kosong dihatiku.. Tuhan jaga dia bersamaMu, dan tanyakan padanya apakah dia juga mencintaiku? Dan mengapa sore itu dia mengajakku bertemu di tempat biasa dan aku harus mengenakan pakaian terbaikku? Beritahu dia aku butuh jawaban meskipun hanya lewat mimpi..  aku hanya ingin perasaanku tersampaikan.. aku mencintainya..

“Mencintaimu seperti mendapatkan luka yang indah, tak terasa sakit namun berbekas tak akan pernah hilang.. Rest In Peace.. Allah love you..”


Me and You

Daisypath Anniversary tickers