ingatkah dahulu aku yang mencintaimu sepenuh hati?
dan ingatkah dulu kau yang sia-siakanaku?
kau robek, kau iris, kau tancapkan pisau dihati ini...
ingatkah itu?
aku tetap mencoba bertahan sekuat hati
mencoba tersenyum meski hati ini telah kau hancurkan tak berbentuk
salahkah aku yang ingin mencintaimu dengan sempurna meski diri ini tak ada kesempurnaan?
namun....
kenapa harus kau sia-siakan itu?
kenapa harus kau lukai aku?
hingga akhirnya aku dan kau tak lagi bersatu..
hingga kau datangkan dia untuk mengusir ku
dan aku?
aku masih tetap mencoba untuk tetap tersenyum meski bibir ini berat,,,
meski rasanya air mata ini ingin sekali menetes...
aku tetap berdiri meski kaki ini tak mampu menopang diriku sendiri
dan kini aku telah menata hati ku kembali,,,
hingga ku hadirkan dirinya dalam hidupku
berharap setitik cahaya yang dapat menghangatkan hati ku yang dingin
meski mungkin tak seterang cahayamu yang mampu menerangi jalanku...
kau tiba-tiba hadir kembali meminta cintaku lagi
setelah kau buang ku bagaikan sampah,,,
kini kau pungut lagi bagaikan pemulung kelaparan,,,
teganya dirimu...
kini yang ku mau hanyalah kebahagiaan dan ketenangan bukan untuk kembali bertahan dalam penyia-nyiaan.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar